Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Apa Itu Mechanical Keyboard atau Keyboard Mekanis

Belakangan ini mechanical keyboard kembali hype meramaikan banyak video ulasan di channel youtube maupun timeline media sosial. Meskipun sebenarnya mechanical keyboard sudah ada sejak awal personal computer diperkenalkan, bahkan sepanjang tahun 1980-an sampai dengan 1900-an, mechanical keyboard sama lumrahnya dengan partisi komputer lainnya seperti floppy disk. Namun sayang, sejak meledaknya pasar personal computer rumahan di awal akhir 1990-an sampai awal 2000-an, keyboard mechanical yang kokoh ini kehilangan peminat selain pula pabrikan komersil lebih senang memproduksi keyboard yang murah, dapat diproduksi secara masal dan mudah dipasarkan ke banyak orang.
mechanical keyboard via gearpatrol.com
Mechanical Keyboard via http://gearpatrol.com
Di era teknologi disposable ini, beruntungnya, mechanical keyboard yang berkualitas kini kembali memiliki tempat dan pasarnya; memiliki banyak peminat dan bahkan populer. Mungkin mereka memiliki harga yang lebih ‘mahal’ dibandingkan keyboard membran, namun tentu mereka datang dengan tawaran value yang lebih. Selain juga tersedia banyak variasi  untuk memenuhi kebutuhan user di tingkat subclass, seperti misalnya user dengan orientasi produktifitas lebih menyukai model yang polosan (plain), gamers lebih menyukai keyboard dengan lampu RGB dan fitur macro, dan sebagainya.

Mechanical keyboard tentu bisa menjadi investasi yang layak untuk bisa ikut hadir pada setup komputer kalian. Dengan sedikit merogoh kocek 'agak' lebih dalam, kalian bisa memperoleh nilai tambah yang cukup banyak dibandingkan dengan apa yang bisa kalian dapat dari sebuah keyboard membrane, tidak hanya dari segi kenyamanan dan kualitas daya tahan, namun juga soal estetika. Oleh karena itu, berikut kami berikan sedikit informasi dasar sebagai bahan pertimbangan untuk kalian sebelum memutuskan untuk menggunakan mechanical keyboard.

Apa Bedanya Mechanical Keyboard dengan Keyboard Biasa?

Mechanical keyboard tidak seperti keyboard membrane yang menggunakan pegas karet atau rubber dome sebagai penahan tombol keyboardnya, melainkan pegas mekanik dari besi dan alumunium yang terletak di dalam kotak switchnya. IBM model M menjadi mechanical keyboard pertama yang diproduksi, dimana struktur dan cara kerja pegasnya ini banyak diadopsi dan dikembangkan oleh pembuat switch keyboard mekanik yang muncul belakangan ini. Seperti misalnya switch Gateron, Kalih, Outemu, Cherry MX, dan sebagainya, sehingga kini banyak varian switch mekanik yang lebih sederhana dan ringkas tanpa mengurangi ketahanan dan ciri khas mekanikalnya, dimana mereka membagi jenis switch tersebut berdasarkan tingkat tekanan pegas, bunyi yang dihasilkan dan daya tahannya.

Jenis Mechanical Switch

Jenis switch dapat disesuaikan dengan preferensi kita dalam menggunakan keyboard. Sementara merk yang paling populer dan paling mudah ditemukan pada pasar mechanical keyboard adalah switch Cherry MX, tidak lain karena merk ini memiliki range style yang menawarkan cara operasi dan feedback yang bervariasi untuk penyesuaian yang lebih baik dalam memenuhi kebutuhan preferensi keyboard tiap user.


Perbedaan tipe mechanical switch digolongkan berdasarkan warna. Bahkan hampir pada keyboard produsen lainpun mengikuti skema warna ini agar tidak membingungkan penggunanya. Setidaknya, terdapat 3 switch yang paling sering digunakan:

Brown Switch

Switch berwarna coklat ini memiliki karakter tactile, terasa ada feedback ketika ditekan dan berbunyi klak-klak dengan volume sedang, tidak terlalu berisik dan tidak juga senyap. Actuation force atau tenaga yang dibutuhkan untuk menekan tombol switchnya tidak terlalu besar (0.45N). Switch ini cocok untuk aktivitas pengetikan dan game yang moderat.

Brown Switch

Blue Switch

Switch berwarna biru ini memiliki karakter clicky (berbunyi click) dan tactile dengan volume yang cukup ramai, mengingatkan pada suara keyboard klasik dari IBM model M. Jika dibandingkan dengan brown, blue switch lebih berat dengan actuation force 0.50N. Switch ini sangat cocok digunakan untuk aktivitas mengetik yang memerlukan konsentrasi tinggi, namun cocok juga untuk aktivitas bermain game.

Blue Switch

Red Switch

Switch berwarna merah ini memiliki karakter linear, artinya terasa mulus ke bawah ketika ditekan. Switch yang ringan dengan actuation force yang tidak terlalu berat (0.45N). Tidak clicky dan tidak juga tactile. Switch jenis ini biasa digunakan untuk aktivitas bermain game dan jarang dipakai untuk aktivitas pengetikan.


Red Switch

Profile Keycaps

Jika bosan atau ingin terlihat berbeda, kalian bisa juga bisa mengganti keycaps bawaan dengan keycaps dari produsen lain. Kebanyakan produsen menggunakan standar ukutan Cherry MX sehingga biasanya akan selalu kompatibel jika dipasang pada keyboard dengan switch tersebut. Adapun keycaps sendiri memiliki beberapa jenis profile, diantaranya yaitu OEM profile, Cherry profile, SA, DSA, dan DCS profile. Setiap profile keycaps memiliki perbedaan tinggi dan tingkat kelengkungan antar baris keycaps jika dipasang penuh.

Profile Keycaps

Ukuran Mechanical Keyboard

Mechanical keyboard terbagi menjadi beberapa ukuran,diantaranya full size, tenkeyless (TKL), 75%, 60%, dan seterusnya.
Keyboard Full Size

Ukuran full size adalah ukuran satu keyboard penuh dengan arrow dan numpad. Sementara tenkeyless berukuran lebih kecil karena tidak adanya tombol numpad di sebelah kanan keyboard (hanya sampai arrow saja).

Keyboard Tenkeyless (TKL)

Adapun ukuran 75% dan 60% adalah ukuran compact, dimana pada layout ini beberapa tombol keyboard secara fisik tidak ada namun digantikan menjadi pintasan tombol yang dapat diakses melalui kombinasi tombol Fn. Kelebihan keyboard ini adalah terlihat sederhana, minimalis, dan mudah dibawa kemana-mana karena ukurannya yang kecil.
Keyboard 75%

Daya Tahan

Daya tahan mechanical keyboard terbilang cukup tangguh. Menurut hasil pengujian oleh produsen Cherry MX, daya tahan mechanical switch bisa mencapai hingga 50 juta ketikan atau lebih, artinya memiliki umur 50x lebih panjang dari keyboard membrane, dengan catatan keyboard tidak terkena tumpahan air atau jatuh terbanting.

Kekurangan

Harga mechanical keyboard yang menohok dibandingkan dengan harga keyboard membrane, memang bukan untuk pasar kaum mending. Variabel teknologi mechanical switch dan PCB board yang digunakan, mempengaruhi harga untuk satu perangkat mechanical keyboard.

Kelebihan

Bukan tanpa alasan harga sebuah mechanical keyboard itu mahal. Faktor kualitas, durability, desain dan kemampuannya dalam memenuhi preferensi user seperti dapat dimodifikasi pada jenis dan profile switch, begitu juga pada keycapsnya, tentu menjadi tambahan value yang tidak sedikit ketimbang membeli sebuah keyboard membrane yang hanya tok default pabrikan. Jadi, kapanpun kalian merasa perlu sebuah keyboard yang bisa memenuhi preferensi kalian, maka jangan ragu untuk beralih menggunakan mechanical keyboard.

Posting Komentar untuk "Mengenal Apa Itu Mechanical Keyboard atau Keyboard Mekanis"